Sambal Terasi Tahan Lama ala Devina Hermawan, Pedas Gurih Cocok untuk Semua Masakan

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Sambal terasi tahan lama ala Devina Hermawan dibuat dengan cabai kering dan dimasak hingga air menyusut. Cocok untuk stok di rumah (Pinterest).
Sambal terasi tahan lama ala Devina Hermawan dibuat dengan cabai kering dan dimasak hingga air menyusut. Cocok untuk stok di rumah (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Sambal terasi tahan lama bisa menjadi stok pelengkap berbagai hidangan di rumah. Devina Hermawan membagikan cara membuat sambal terasi dengan tekstur lebih pekat, sedikit berminyak, serta memiliki kadar air rendah sehingga dapat disimpan lebih lama.

Dalam video memasaknya, Devina Hermawan menjelaskan sambal tersebut cocok disajikan bersama berbagai makanan Indonesia, mulai dari ayam goreng, nasi uduk, nasi rames, hingga hidangan seafood. Sambal juga dapat dibuat dalam jumlah banyak untuk kemudian disimpan sebagai persediaan.

Kunci sambal terasi tahan lama tersebut terletak pada penggunaan cabai kering dan proses memasak hingga kandungan airnya berkurang. Cabai kering digunakan untuk memberikan rasa yang lebih kuat sekaligus menghasilkan warna merah yang pekat.

Devina menjelaskan cabai merah memiliki kandungan air lebih rendah sehingga lebih cepat menyusut ketika dimasak. Menurutnya, sambal yang ingin memiliki masa simpan lebih panjang sebaiknya tidak mengandung terlalu banyak air.

Jika tidak memiliki cabai kering, cabai merah biasa tetap dapat digunakan. Untuk menambah tingkat kepedasan, Devina juga memasukkan cabai rawit.

Baca Juga: Honda HR-V RS Hybrid Mugen Mejeng di GIIAS 2026, Beda di Eksterior

Bahan dan Cara Membuat

Bahan yang digunakan antara lain cabai kering, cabai rawit, tomat, bawang merah, bawang putih, kemiri, serai, daun salam, dan terasi. Bumbu kemudian dilengkapi garam, gula, serta penyedap rasa.

Untuk gula, Devina menggunakan gula aren. Gula putih juga dapat menjadi alternatif. Sementara daun jeruk disebut bisa ditambahkan jika ingin memberikan aroma berbeda, meski resep yang dibuat kali ini merupakan versi dasar.

Proses memasak diawali dengan menyiapkan wajan dan minyak dalam jumlah cukup. Kemiri, bawang putih, serta bawang merah kemudian ditumis. Bawang merah dan bawang putih dimasak terlebih dahulu karena memiliki kandungan air lebih tinggi.

Ukuran bawang yang relatif besar juga membuat proses pematangan tidak merata jika seluruh bahan langsung dimasukkan bersamaan. Bawang ditumis hingga matang, kecokelatan, dan mengalami karamelisasi agar aromanya semakin kuat.

Setelah bawang dan kemiri setengah matang, terasi dimasukkan ke dalam wajan. Devina mengatakan terasi sebenarnya dapat dibakar terlebih dahulu, tetapi dalam resep ini cukup ditumis bersama bahan lainnya.

Setelah semua bahan matang dan kecokelatan, tomat serta cabai kering dimasukkan. Api kemudian dimatikan sebelum bahan dihaluskan. Tingkat kehalusan sambal dapat disesuaikan dengan selera, sementara proses menghaluskan juga bisa menggunakan blender biasa.

Bumbu yang telah dihaluskan kemudian dimasak kembali bersama daun salam dan serai yang sudah dimemarkan. Sambal dimasak hingga minyak mulai keluar dari campuran bumbu.

Pada tahap ini, bumbu diberi gula aren, garam, dan sedikit penyedap rasa. Garam tidak perlu terlalu banyak karena terasi sudah memberikan rasa asin dan gurih.

Baca Juga: Honda HRV SE 3 Tahun dan 62.000 Km: Kaki-kaki Jadi Catatan, Mesin Masih Prima

Masak hingga Air Menyusut

Devina menekankan pentingnya menjaga suhu api. Sambal sebaiknya tidak dimasak dengan api terlalu besar karena berisiko membuat bumbu gosong dan menghasilkan aroma terbakar.

Cairan dalam sambal terutama berasal dari tomat. Jika ingin memberikan rasa asam, air asam jawa dapat digunakan sebagai tambahan atau pengganti sesuai kebutuhan. Sedikit air juga bisa ditambahkan jika diperlukan agar proses pemasakan berlangsung perlahan.

Sambal kemudian dimasak sampai air menguap dan teksturnya semakin pekat. Ketika minyak mulai terlihat keluar dan aroma bumbu semakin kuat, sambal dapat dicicipi untuk menyesuaikan rasa sebelum api dimatikan.

Hasil akhirnya berupa sambal terasi dengan rasa pedas, gurih, dan aroma kuat dari daun salam, serai, bawang merah, serta bawang putih. Devina juga mencicipinya bersama mentimun.

Menurut Devina, sambal tersebut cocok dipadukan dengan hampir semua masakan Indonesia. Selain ayam goreng dan nasi uduk, sambal terasi ini dapat menjadi pendamping nasi rames, makanan laut, maupun berbagai hidangan gorengan.

Baca Juga: Honda HRV E Plus Jadi Pengganti SE, Fitur Bertambah tapi Panoramic Roof Hilang

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Devina Hermawan ambal terasi tahan lama Resep sambal Masakan Indonesia Sambal Terasi