TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Penyanyi sekaligus aktris Korea Selatan, IU, resmi menunda konser yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 serta perilisan album studio keenamnya. Keputusan tersebut diambil setelah kondisi gangguan pendengaran kronis yang dialaminya memburuk, sehingga dinilai tidak memungkinkan untuk menjalani penampilan langsung dalam kondisi terbaik.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh agensinya, Edam Entertainment, pada 21 Juli 2026 waktu Korea Selatan (KST). Dalam pernyataan resmi, agensi menegaskan bahwa kesehatan sang artis menjadi prioritas utama sehingga seluruh jadwal penting, termasuk konser stadion dan perilisan album penuh keenam, harus disesuaikan.
Edam Entertainment menjelaskan bahwa gejala yang dialami IU tidak mengganggu aktivitas sehari-harinya secara signifikan. Namun, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kemampuannya tampil di atas panggung sehingga penyesuaian jadwal dinilai sebagai langkah terbaik.
Edam Entertainment Prioritaskan Kesehatan IU
Dalam pernyataan resminya, Edam Entertainment menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang selama ini terus memberikan dukungan kepada IU.
Agensi menyebut telah melakukan pembahasan bersama sang artis sebelum akhirnya memutuskan untuk mengubah jadwal konser di Stadion Goyang yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
Selain konser, perilisan album studio keenam IU juga ikut ditunda karena seluruh rangkaian promosi album telah dirancang menyatu dengan tur konser.
Edam Entertainment memastikan akan memberikan informasi terbaru mengenai jadwal album maupun konser melalui pengumuman resmi setelah kondisi kesehatan IU memungkinkan.
Baca Juga: Lidik Dua Kasus Dugaan Korupsi
IU Menulis Surat Panjang kepada Penggemar
Sebelum pernyataan resmi agensi dipublikasikan, IU terlebih dahulu menyampaikan kabar tersebut melalui surat panjang yang diunggah di komunitas penggemarnya.
Dalam surat itu, ia menceritakan aktivitasnya selama beberapa bulan terakhir. IU mengaku sibuk mempersiapkan album baru, menjalani pemotretan konsep, merekam lagu-lagu baru, hingga mempersiapkan konser.
Ia mengatakan beberapa lagu bahkan telah memasuki tahap mixing dan dirinya terus mendengarkan hasil rekaman sambil menentukan lagu favorit di album tersebut.
IU mengaku sangat puas dengan perkembangan album barunya dan meyakini proyek tersebut akan menjadi salah satu karya terbaik yang pernah ia buat.
Namun di balik proses kreatif tersebut, muncul masalah kesehatan yang akhirnya memaksanya mengambil keputusan berat.
Gangguan Telinga Kronis Semakin Memburuk
IU mengungkapkan dirinya telah lama hidup dengan gangguan telinga kronis yang dikenal sebagai Patulous Eustachian Tube (PET).
Menurut pengakuannya, kondisi tersebut belakangan semakin memburuk.
Gejala yang sebelumnya datang dan pergi kini berlangsung terus-menerus selama beberapa hari, baik siang maupun malam.
Kondisi itu membuatnya kesulitan menemukan kestabilan vokal ketika bernyanyi.
IU mengatakan selama proses rekaman di studio ia masih bisa mengatasi kendala tersebut dengan berbagai cara sehingga album tetap dapat diselesaikan tanpa hambatan besar.
Namun situasi berbeda terjadi ketika harus tampil di panggung konser.
Menurutnya, aktivitas konser membutuhkan banyak gerakan fisik, keringat berlebih, serta stamina tinggi sehingga memberikan tekanan lebih besar terhadap kondisi telinganya.
Baca Juga: Nyawa Hilang usai Terjun ke Jurang Saat Subuh, Diduga Hilang Konsentrasi
Konser September Dibatalkan
IU mengaku sangat sedih karena tidak dapat memenuhi janjinya kepada penggemar untuk menggelar konser pada September.
Ia mengatakan dirinya dan para penggemar sama-sama telah menghitung hari menuju pertunjukan tersebut.
Bahkan, konser di Stadion Goyang semula direncanakan menjadi pembuka tur nasional pertamanya setelah cukup lama.
Namun setelah mempertimbangkan kondisi fisik saat ini, ia mengakui konser pada September bukan lagi pilihan yang realistis.
Keputusan itu juga membuat seluruh jadwal tur nasional ikut tertunda.
Perilisan Album Ikut Diundur
IU menjelaskan bahwa album studio keenamnya memang dipersiapkan sebagai proyek yang terintegrasi dengan rangkaian konser.
Karena promosi utama album bergantung pada penampilan langsung, maka penundaan konser otomatis membuat jadwal perilisan album juga harus diubah.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang telah lama menantikan comeback penuh tersebut.
Meski demikian, IU memastikan album tersebut tidak dibatalkan.
Seluruh materi telah selesai dipersiapkan dan hanya mengalami penundaan selama beberapa bulan.
Ia bahkan optimistis waktu tambahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan hasil akhirnya.
Baca Juga: Petani Harus Tinggalkan Cara Lama Dari Konvensional ke Modern, Kunci Naikkan Produksi Padi
Fokus Pemulihan Hingga Awal 2027
Dalam suratnya, IU berjanji akan menjalani pengobatan secara maksimal.
Ia mengatakan sisa tahun 2026 akan difokuskan untuk menjalani perawatan medis sekaligus memulihkan kondisi fisiknya.
Targetnya adalah kembali bertemu penggemar pada awal 2027 dalam kondisi yang jauh lebih baik.
IU juga meminta para penggemar tidak terlalu mengkhawatirkan kesehatannya.
Ia menegaskan penyakit yang dialaminya tidak menimbulkan rasa sakit hebat maupun menghambat aktivitas sehari-hari.
Masalah utamanya hanya berkaitan dengan profesinya sebagai penyanyi karena kualitas pendengaran sangat memengaruhi kemampuan tampil secara langsung.
Album Sudah Hampir Rampung
Meski membawa kabar penundaan, IU tetap memberikan kabar positif mengenai album barunya.
Ia mengatakan album keenam tersebut menghadirkan banyak genre baru, kolaborator baru, hingga cerita yang berbeda dibanding karya-karya sebelumnya.
Menurutnya, seluruh materi album telah disiapkan dengan sangat serius bersama banyak anggota tim baru.
IU juga menegaskan seluruh rencana promosi dan aktivitas tidak dibatalkan.
Semuanya hanya mengalami penjadwalan ulang agar dapat dilakukan ketika kondisi kesehatannya benar-benar pulih.
Baca Juga: Pemdes Soroti Regulasi KDMP Dana Terpangkas Rp 900 Juta.
Penjelasan Mengenai Kondisi PET
Dalam video yang menjadi sumber transkrip, dijelaskan bahwa PET merupakan gangguan pada saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung dan tenggorokan.
Pada kondisi normal, saluran tersebut berada dalam keadaan tertutup.
Namun pada penderita PET, saluran tetap terbuka sehingga menimbulkan berbagai gangguan pendengaran.
Kondisi itu dapat membuat penderita mendengar suara sendiri, napas, bahkan detak jantung secara berlebihan di dalam telinga.
Bagi seorang penyanyi, situasi tersebut dapat menyulitkan pengendalian nada dan kestabilan vokal, terutama ketika tampil di konser dengan aktivitas fisik tinggi.
IU menjelaskan bahwa gejala tersebut belakangan berlangsung lebih lama dibanding sebelumnya.
Karena itu, tenaga medis menyarankan agar ia tidak menjalani konser hingga kondisinya membaik.
IU Minta Penggemar Tidak Khawatir
Di akhir suratnya, IU kembali meminta maaf kepada seluruh penggemar.
Ia mengaku sangat berat menyampaikan kabar tersebut setelah begitu lama mempersiapkan album dan konser.
Meski demikian, ia berharap para penggemar bersedia menunggu sedikit lebih lama.
IU berjanji akan kembali secepat mungkin setelah kesehatannya pulih.
Ia juga mengakhiri surat dengan pesan agar para penggemarnya menjaga kesehatan, menikmati makan malam, beristirahat dengan baik, serta tidak terlalu mengkhawatirkan dirinya.
Menurut IU, seluruh kerja keras yang telah dilakukan untuk album baru tidak akan sia-sia.
Ia memastikan semua rencana hanya mengalami penundaan, bukan pembatalan.
Dengan fokus menjalani pemulihan sepanjang paruh kedua 2026, IU berharap dapat memulai tahun 2027 bersama para penggemarnya melalui album baru dan konser yang telah lama dinantikan.
Baca Juga: Perkuat Pencegahan Korupsi.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest