Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno yang Mengubah Peradaban Jawa, Peninggalannya Masih Berdiri Kokoh hingga Sekarang

Ingge Nayla Ayu Karina • Rabu, 3 Juni 2026 | 10:01 WIB
Sejarah Kerajaan Mataram Kuno mengungkap kejayaan Borobudur dan Prambanan sebagai warisan peradaban Nusantara.
Sejarah Kerajaan Mataram Kuno mengungkap kejayaan Borobudur dan Prambanan sebagai warisan peradaban Nusantara.

 

TRENGGALEK - Sejarah Kerajaan Mataram Kuno menjadi salah satu bagian terpenting dalam perjalanan peradaban Nusantara. Kerajaan yang berkembang antara abad ke-8 hingga abad ke-10 ini dikenal sebagai pusat kebudayaan, agama, dan arsitektur yang menghasilkan berbagai karya monumental yang masih dapat disaksikan hingga saat ini.

 

Pembahasan mengenai sejarah Kerajaan Mataram Kuno kembali menarik perhatian karena banyak peninggalan kerajaan tersebut masih menjadi destinasi wisata sejarah unggulan di Indonesia. Kejayaan kerajaan ini terlihat dari berbagai candi megah yang dibangun sebagai simbol kemajuan teknologi dan spiritual masyarakat pada masa itu.

 

Tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, Mataram Kuno juga berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, seni, dan sistem sosial yang memengaruhi kehidupan masyarakat Jawa selama berabad-abad.

 

Mataram Kuno Berkembang Menjadi Kerajaan Besar di Jawa Tengah

 

Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri pada abad ke-8 di wilayah Jawa Tengah. Dalam berbagai sumber sejarah disebutkan bahwa kerajaan ini dipimpin oleh dua dinasti besar, yaitu Wangsa Sanjaya yang bercorak Hindu dan Wangsa Syailendra yang bercorak Buddha.

 

Kedua dinasti tersebut berkontribusi besar terhadap perkembangan kerajaan. Meski memiliki latar belakang keagamaan yang berbeda, keduanya mampu menciptakan stabilitas politik yang mendukung kemajuan masyarakat.

 

Prasasti Canggal yang bertahun 732 M menjadi salah satu bukti awal keberadaan Mataram Kuno. Prasasti tersebut menyebut nama Raja Sanjaya yang dianggap sebagai pendiri kerajaan.

 

Seiring berjalannya waktu, Mataram Kuno berkembang menjadi salah satu pusat kekuasaan terbesar di Pulau Jawa. Aktivitas pertanian yang maju serta letak geografis yang subur membantu kerajaan membangun perekonomian yang kuat.

 

"Kesuburan tanah dan stabilitas pemerintahan menjadi faktor penting yang mendorong perkembangan Mataram Kuno," tulis sejumlah penelitian sejarah Indonesia.

 

Borobudur dan Prambanan Menjadi Simbol Kemajuan Peradaban

 

Salah satu alasan sejarah Kerajaan Mataram Kuno begitu terkenal adalah keberhasilannya membangun berbagai candi megah yang kini diakui dunia. Dua di antaranya adalah Borobudur dan Prambanan yang menjadi ikon warisan budaya Indonesia.

 

Borobudur dibangun sekitar abad ke-8 hingga ke-9 pada masa Wangsa Syailendra. Candi Buddha terbesar di dunia ini memiliki ribuan panel relief yang menggambarkan kehidupan masyarakat dan ajaran Buddha pada masa itu.

 

Sementara itu, Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 oleh Wangsa Sanjaya sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Arsitekturnya yang megah menunjukkan kemampuan teknik konstruksi yang luar biasa untuk ukuran zamannya.

 

Para ahli menilai pembangunan kedua candi tersebut membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar serta perencanaan yang matang. Hal ini menunjukkan bahwa Mataram Kuno memiliki sistem pemerintahan yang terorganisasi dan sumber daya yang memadai.

 

Hingga kini, Borobudur dan Prambanan menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.

 

Warisan Mataram Kuno Tetap Hidup dalam Budaya Indonesia

 

Meskipun Kerajaan Mataram Kuno mengalami kemunduran sekitar abad ke-10 dan pusat kekuasaannya berpindah ke Jawa Timur, pengaruhnya tetap bertahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Banyak tradisi budaya Jawa yang diyakini berkembang dari masa kerajaan tersebut. Seni ukir, sastra, arsitektur, hingga sistem sosial masyarakat menunjukkan keterkaitan dengan nilai-nilai yang tumbuh pada era Mataram Kuno.

 

Selain itu, peninggalan sejarah kerajaan menjadi sumber pembelajaran penting bagi generasi muda. Pemerintah bersama para arkeolog terus melakukan pelestarian terhadap situs-situs bersejarah agar tidak rusak akibat perkembangan zaman.

 

Menurut para sejarawan, Mataram Kuno merupakan bukti bahwa Nusantara telah memiliki peradaban maju jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa. "Kerajaan ini menunjukkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam membangun karya monumental yang diakui dunia," ujar seorang peneliti sejarah.

 

Kejayaan Mataram Kuno tidak hanya tercermin melalui bangunan megah yang masih berdiri hingga sekarang, tetapi juga melalui warisan budaya yang terus hidup dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal itulah yang membuat sejarah Kerajaan Mataram Kuno tetap relevan dan menarik untuk dipelajari hingga saat ini.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#Sejarah Mataram Kuno #Kerajaan Mataram Kuno #candi prambanan #candi borobudur #sejarah nusantara