Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

TPAK Naik, Disperinakertrans Perkuat Program Ketenagakerjaan

Fatra Aditya • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:49 WIB
Plt Kepala Dinsos Trenggalek, Christina Ambarwati
Plt Kepala Dinsos Trenggalek, Christina Ambarwati

KOTA, Radar Trenggalek – Kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Kabupaten Trenggalek menjadi dasar bagi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) untuk memperkuat berbagai program ketenagakerjaan.

Langkah lanjutan ini diarahkan agar peningkatan TPAK tidak berhenti pada bertambahnya angkatan kerja, tetapi juga diiringi dengan peningkatan kualitas dan penyerapan tenaga kerja.

Kepala Disperinakertrans Kabupaten Trenggalek, Christina Ambarwati Sumarno, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi serta pengembangan kewirausahaan.

Pelatihan kerja ditingkatkan baik dari sisi akses maupun mutu, dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) supaya lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain pelatihan, Disperinakertrans juga mendorong sertifikasi kompetensi bagi pencari kerja maupun pekerja aktif.

Sertifikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, baik untuk pasar kerja dalam negeri maupun luar negeri.

Upaya tersebut didukung dengan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) supaya fasilitas dan metode pelatihannya semakin adaptif dan berkembang.

Selain itu, Disperinakertrans juga melakukan sinkronisasi kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.

Penyusunan peta kebutuhan tenaga kerja dilakukan sebagai dasar perencanaan program ketenagakerjaan yang tepat sasaran.

Dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dilibatkan secara aktif dalam penyusunan hingga evaluasi program vokasi, termasuk penguatan konsep link and match serta teaching factory.

Pembukaan dan penyesuaian vokasi baru berdasarkan kondisi daerah jug dipertimbangkan.Selain sektor dalam negeri, Disperinakertrans juga turut mendorong perluasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada sektor formal.

Peningkatan kompetensi dan sertifikasi calon PMI disesuaikan dengan jabatan yang akan ditempati dan tingkat pendidikannya.

Untuk mendukung hal tersebut, kerja sama bilateral terus diupayakan guna membuka peluang kerja di sektor formal untuk para PMI.

Di sisi lain, peran Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) diperkuat, disertai pengawasan ketat agar penempatan tenaga kerja berjalan aman dan sesuai prosedur. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga tren positif TPAK sekaligus meningkatkan kualitas ketenagakerjaan di Kabupaten Trenggalek khusunya. (tra)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Disperinaker #TPAK #blk #PMI #trenggalek #ketenagakerjaan #cpmi #DUDI #skkni